MERANCANG SISTEM PENGAIRAN KEBUN DURIAN - BUKIT DURIAN PURWAKARTA ISTIMEWA

Merancang Sistem Pengairan Kebun Durian

MERANCANG SISTEM PENGAIRAN KEBUN DURIAN - BUKIT DURIAN PURWAKARTA ISTIMEWA

Merancang Sistem Pengairan Kebun Durian

Udara segar yang dihirup saat berkebun dapat meningkatkan hormon melatonin dan serotonin, yang akan mengurangi tingkat stres secara perlahan. Selain itu, tanah juga memiliki khasiat sebagai obat antidepresan akibat rutinitas kerja sehari-hari. Sebuah studi di Universitas Bristol telah membuktikannya pada seekor tikus, di mana efek bakteri alami pada tanah memiliki efek yang sama seperti obat antidepresan. Saat tingkat depresi menurun, pikiran menjadi lebih tenang dan tidur pun nyenyak.

Berkebun durian bisa menjadi salah satu pilihan Anda. Hasil panennya bisa dinikmati sendiri atau dijual, karena penggemar buah durian terus bertambah menjadikan peluang pasarnya makin lebar.

Nah, salah satu proses perawatan pohon durian adalah proses pengairan. Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan saat merancang sistem pengairan kebun durian, dikutip dari situs Balitbu Tropika:

1.Tanaman durian muda membutuhkan air sepanjang tahun untuk menopang pertumbuhan. Pada tanaman dewasa kebutuhan air juga sepanjang tahun kecuali pada saat inisiasi bunga dan pada saat pemasakan buah. Selama ini, untuk memenuhi kebutuhan air tanaman durian, para pekebun umumnya mengandalkan pasokan air hujan, sehingga bila terjadi kemarau panjang atau perubahan iklim menyebabkan air tidak terpenuhi pada saat yang dibutuhkan tanaman. Kekurangan air pada tanaman durian akan berakibat fatal, pada tanaman muda akan berakibat kematian, sedangkan pada tanaman dewasa akan mengganggu produktifitas buah.

2.Tanaman durian umumnya ditanam di lahan kering sehingga sistem pengairan harus disiapkan dan dibangun sendiri oleh pekebun. Pada kebun kecil, pengairan dapat dilaksanakan secara sederhana dengan penyiraman manual. Pada skala luas pengairan dapat dilaksanakan dengan system gravitasi atau pengairan tetes (drip irigasi).

3.Pastikan tersedianya sumber air, baik berupa sumber mata air alami, sungai atau sumur buatan, dengan berpatokan pada kebutuhan air per tanaman dalam satu tahun. Perhitungannya adalah kebutuhan air tanaman buah durian dewasa 100-200 liter per hari. Air ini dibutuhkan selama 3-4 bulan pada musim kemarau.

Tidak mau ribet? Ayo, bergabung saja bersama Bukit Durian Purwakarta Istimewa. Anda akan mendapatkan lokasi kebun durian yang tepat, bibit durian unggulan dan pendampingan dari para pakar berpengalaman. Hubungi Kami melalui telepon 0812-8813-2124 atau email ksp.durianmaster@gmail.com      

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *