KESALAHAN BERKEBUN YANG SERING DILAKUKAN PEMULA (BAGIAN 3) - BUKIT DURIAN PURWAKARTA ISTIMEWA

Kesalahan Berkebun yang Sering Dilakukan Pemula (Bagian 3)

KESALAHAN BERKEBUN YANG SERING DILAKUKAN PEMULA (BAGIAN 3) - BUKIT DURIAN PURWAKARTA ISTIMEWA

Kesalahan Berkebun yang Sering Dilakukan Pemula (Bagian 3)

Kegiatan berkebun saat ini sedang naik daun sebagai sebuah hobi terutama di kalangan masyarakat perkotaan. Hal ini juga berkaitan erat dengan gaya hidup sehat yang semakin  meningkat. Masyarakat percaya jika kebutuhan bahan makanan yang segar dan minim kontaminasi zat kimia serta aktifitas olah raga yang bisa didapatkan dari berkebun akan berpengaruh pada kesehatan tubuh. Banyak diantaranya yang mulai berkebun sayur dan buah pekarangan rumahnya yang mungkin tidak terlalu luas. Bagi yang memiliki dana lebih, mereka akan membeli tanah kebun yang lebih luas.

Namun sayangnya, geliat berkebun tersebut kadang tidak disertai dengan pengetahuan yang cukup sehingga hasil panen tidak optimal. Berikut ini adalah kesalahan yang biasanya dilakukan oleh pemula, dirangkum dari berbagai sumber.

1.Menanam benih terlalu dalam atau terlalu dangkal.

Pada umumnya kedalaman penanaman tergantung dari besar benih atau bibit. Benih yang ditanam terlalu dalam akan menyebabkan “kelelahan” sebelum benih mencapai permukaan dan mendapatkan sinar yang cukup. Sebaliknya, benih yang ditanam terlalu dangkal akan mengalami kekeringan. Carilah informasi yang detil tentang seberapa dalam tanaman harus ditanam.

2.Menanam dengan posisi terbalik.

Misalnya, pada jenis bawang-bawangan yang memiliki ujung tumbuh akar dan ujung tumbuh tunas. Jika ditanam terbalik, pertumbuhannya akan terhambat karena ujung-ujungnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mencari arah tumbuh yang semestinya.

3.Menggunakan wadah atau pot yang ukurannya tidak sesuai.

Ini sangat penting jika Anda menanam dalam pot. Anda perlu mengamati kondisi tanaman. Jika akar terlihat menyembul dari permukaan tanah atau keluar dari lubang drainasi pot, berarti ini saatnya memindahkan tanaman ke dalam pot yang lebih besar.

4.Melupakan peran hewan pollinator.

Pollinator adalah hewan yang membantu proses penyerbukan agar pembuahan bisa terjadi dan terbentuk buah. Untuk tanaman buah, Anda bisa menarik kehadiran pollinator dengan menanam tanaman berbunga seperti bunga matahari.

5.Cepat bosan mengurus tanaman.

Penyakit ini yang paling sering menjangkiti para pemula. Mereka hanya semangat diawal  dan perlahan mulai terkikis semangatnya karena kebunnya sangat lama untuk panen. Hal mendasar dalam berkebun adalah kesabaran dan kecintaan berkebun. Berkebun memang membutuhkan proses yang cukup memakan waktu untuk bisa panen. Namun rasa bahagia saat panen sungguh luar biasa.

Yuk berkebun cerdas bersama Bukit Durian Purwakarta Istimewa! Anda akan mendapatkan lokasi kebun durian yang tepat, bibit durian unggulan dan pendampingan dari para pakar berpengalaman. Hubungi Kami melalui telepon 0812-8813-2124 atau email ksp.durianmaster@gmail.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *